Thirteen Reasons Why

Standard

Kau tak bisa menghentikan masa depan, tak bisa mundur ke masa lalu.
Satu-satunya cara mengetahui rahasia itu adalah…
terus dengarkan kaset ini.

Suatu hari Clay Jensen menerima sebuah paket berisi 7 kaset. Ketika mendengarnya, dia terperanjat lantaran yang didengarnya adalah suara Hannah Baker, gadis yang ditaksirnya, gadis yang dua minggu lalu memutuskan bunuh diri tanpa sebab.

Namun ternyata kematiannya bukanlah tanpa sebab. 7 kaset itu sampai di teras rumah Clay sebagai media Hannah untuk menjelaskan kenapa dia memutuskan bunuh diri. Dan tanpa diduga, Clay adalah salah satu dari alasannya melakukan bunuh diri.

7 kaset, 13 kisah, dan sederetan nama yang menyertai alasan Hannah melakukan bunuh diri sedang beredar melalui kaset. Mereka yang mendapatkan kaset rekaman itu akan mendapati hidup mereka berubah untuk selamanya.

Tiap-tiap orang yang mendapat kaset rekaman tersebut tak pernah menyangka bahwa mereka masuk ke 13 alasan Hannah melakukan bunuh diri. Tiap-tiap dari mereka tak pernah tahu bahwa perbuatan atau perkataan mereka, baik disengaja maupun tak disengaja, telah membuat Hannah tersinggung. Semua orang yang berada dalam kaset itu tidak tahu bahwa perbuatan atau perkataan mereka menjadi efek bola salju.

satu peristiwa sepele… bergulir menjadi sebuah rumor yang membentuk reputasi buruk. Terus menerus membesar hingga akhirnya masuk ke kejadian di seseorang direndahkan.

Segala sesuatunya memengaruhi segalanya.

Walau bagaimanapun bunuh diri bukanlah jawaban atas segala permasalahan… Namun seperti yang ditulis di akhir buku, dalam 13 pertanyaan kepada Jay Asher sendiri, dia sengaja menulis buku yang tokohnya melakukan bunuh diri, karena dia ingin mengajak kita untuk menyadari sekecil apa pun perbuatan kita terhadap orang lain… dampaknya pasti ada.

Misalnya saja, saat orang sedang dalam kondisi sedih, dan kita tidak tahu dia sedang sedih tiba-tiba kita melakukan sesuatu yang tidak disengaja malah menambah kesedihannya itu. Mungkin reaksi orang itu akan tak acuh, tapi hati orang siapa yang tahu kan?

Mungkin banyak orang yang mengalami tekanan seperti Hannah, mungkin orang-orang itu ada di sekitar kita. Mungkin kita cuma tidak tahu saja. Mungkin orang itu tersenyum pada kita padahal jauh di lubuk hatinya mereka sedih.

Aku suka kalimat ini:

“Tak ada yang tahu pasti sebesar apa dampak yang mereka timbulkan pada kehidupan orang lain. Sering kali, kita tidak mengetahuinya. Tapi dampaknya tetap ada.” hal 151

“Saat mengejek seseorang, kau harus bertanggung jawab saat orang itu bereaksi terhadap ejekanmu.” hal 56

NB: covernya bagus yaaaa… Jadi inget Just the Way You Are-nya Bruno Mars 😀

Judul: Thirteen Reasons Why
Penulis: Jay Asher
Penerjemah: Mery Riansyah
Penerbit: Matahati
ISBN: 9786029625578

Advertisements

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s