<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>~Little Moroi~</title>
	<atom:link href="http://littlemoroi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://littlemoroi.wordpress.com</link>
	<description>Tempat Corat-coret</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2011 07:40:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='littlemoroi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9b63644c5a4bb1f3213d098f45cf66ee?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>~Little Moroi~</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://littlemoroi.wordpress.com/osd.xml" title="~Little Moroi~" />
	<atom:link rel='hub' href='http://littlemoroi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pindah Blog</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/12/12/pindah-blog/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/12/12/pindah-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 15:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Hai teman-teman, aku mau umumin kalau aku pindah blog. *ga penting* Ini dia alamat blog baruku: http://resensimer.blogspot.com/ Hehehe, semoga lebih nyaman di sana. Kalau ga nyaman, yah pindah lagi ke sini *plaaak* terima kasih Filed under: Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=129&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hai teman-teman, aku mau umumin kalau aku pindah blog. *ga penting*</p>
<p>Ini dia alamat blog baruku:</p>
<p><a href="http://resensimer.blogspot.com">http://resensimer.blogspot.com/</a></p>
<p>Hehehe, semoga lebih nyaman di sana. Kalau ga nyaman, yah pindah lagi ke sini *plaaak*</p>
<p>terima kasih</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=129&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/12/12/pindah-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Where She Went (Setelah Dia Pergi)</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/12/09/where-she-went-setelah-dia-pergi/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/12/09/where-she-went-setelah-dia-pergi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 04:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Judul: Setelah Dia Pergi Judul Asli: Where She Went Penulis: Gayle Forman Penerjemah: Poppy D. Chusfani Cover: Marcel A. W ISBN: 9789792276503 Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan I, Oktober 2011 Buku kedua dari If I Stay (Jika Aku Tetap Di Sini) 3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Mia menjadi pemain cello berbakat, lulusan terbaik Julliard. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=116&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.goodreads.com/book/show/12898948-setelah-dia-pergi-where-she-went"><img class="alignleft" src="http://photo.goodreads.com/books/1318868331l/12898948.jpg" alt="" width="167" height="248" /></a> Judul: Setelah Dia Pergi</p>
<p>Judul Asli: Where She Went</p>
<p>Penulis: Gayle Forman</p>
<p>Penerjemah: Poppy D. Chusfani</p>
<p>Cover: Marcel A. W</p>
<p>ISBN: 9789792276503</p>
<p>Penerbit: Gramedia Pustaka Utama</p>
<p>Terbit: Cetakan I, Oktober 2011</p>
<p>Buku kedua dari <a href="http://www.goodreads.com/book/show/10325022-jika-aku-tetap-di-sini">If I Stay (Jika Aku Tetap Di Sini)</a></p>
<p>3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Mia menjadi pemain cello berbakat, lulusan terbaik Julliard.</p>
<p>3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Adam dan band-nya Shooting Star meraih kesuksesan yang tak terhingga.</p>
<p>3 tahun sebelumnya, terjadi sebuah kecelakaan tragis. 3 orang tewas, Denny, Kat, dan Teddy. Mereka keluarga Mia. Sedangkan Mia terbaring koma di rumah sakit.</p>
<p>3 tahun sebelumnya, Mia yang sudah sadar dari koma harus melakukan berbagai operasi untuk menyembuhkan luka-lukanya dan melakukan terapi mental. Dan selama itu berlangsung, Adam selalu ada di sisinya.</p>
<p>3 tahun sebelumnya, setelah Mia memutuskan untuk pergi ke Julliard. Dia meninggalkan Adam tetap di kampung halamannnya. 1 tahun kemudian, tak ada kabar dari Mia di Julliard, hidup Adam kian terpuruk, berpusar-pusar dalam kegelapan yang tak ada ujungnya. Dicampakkan gadis yang dia cintai, tanpa penjelasan sama sekali. Dicampakkan Mia membuat Adam memutuskan untuk menuliskan segala perasaannya tentang Mia dalam album Collateral Damage.</p>
<p>2 tahun kemudian, Collateral Damage menjajaki tangga lagu Billboard. Meraih penghargaan Grammy.</p>
<p>2 tahun kemudian, mereka bertemu kembali.</p>
<p><span id="more-116"></span></p>
<p>Buku ini memang pantas menyabet <a href="http://www.goodreads.com/award/choice/2011#56606-Best-Young-Adult-Fiction">Best Young Adult Fiction</a>. Diceritakan lewat sudut pandang Adam, seorang cowok patah hati setelah dicampakkan pacarnya bertahun-tahun, kita diajak menyelami perasaannya. Cara penulisan yang indah namun masih berkesan <em>&#8220;macho</em>&#8221; juga malah bikin yang baca klepek-klepek <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Aku suka sekali dengan tokoh Adam. Walau dia jatuh ke dalam lubang mengerikan ketika ditinggal Mia, tapi dia mengambil langkah positif untuk mengatasi kesedihannya. Dia menulis lagu-lagu yang liriknya sarat dengan perasaannya tentang Mia. Ketika Adam tak sengaja bersirobok dengan mata Mia di poster pertunjukan, aku ikutan degdegan. Dan ketika akhirnya mereka bertemu, ga disangkal lagi, aku malah jatuh cinta sama Adam&#8230; errr &gt;.&lt;</p>
<p>Gimana ga jatuh cinta pas baca ini:</p>
<blockquote><p>Naluri pertamaku bukanlah memeluknya atau menciumnya atau meneriakinya. Aku hanya ingin menyentuh pipinya, yang masih merah setelah pertunjukan tadi. Aku ingin menembus ruang yang memisahkan kami, yang hanya beberapa meter&#8211;bukan berkilo-kilometer, bukan di seberang benua, bukan tahunan&#8211;dan mengusapkan jemariku yang kapalan ke wajahnya. Aku ingin menyentuhnya untuk memastikan ini benar-benar dirinya, bukan salah satu mimpi yang sering sekali menghantuiku setelah dia pergi, mimpi ketika aku melihatnya sejelas pada siang hari, siap menciumnya dan merengkuhnya, lalu aku terbangun dan menyadari bahwa Mia berada di luar jangkauanku. halaman 51</p></blockquote>
<p>Aku yakin kalau Mia baca kalimat itu, dia langsung lari meluk Adam. Hehe&#8230;</p>
<p>Dan membaca buku ini juga sama dengan buku pertamanya, butuh tisu. Beberapa kali aku ga sadar kalau aku menangis. Hiks&#8230; Aku ga bisa sebel ama Mia yang ninggalin Adam. Soalnya Adam aja ngertiin kok, kenapa aku ga. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seperti buku pertama juga, buku kedua ini diceritakan dengan alur maju-mundur. Yang akan bikin kita semakin mengerti secara intens bagaimana hubungan mereka berdua. <em>Sweet</em> banget hal-hal romantis yang dilakukan Adam untuk Mia. Paling suka pas mereka kemping. Berduaan di tenda sambil saling membisikkan ketakutan-ketakutan mereka. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan lagu yang paling kusuka dari album Adam:</p>
<p>Animate:</p>
<blockquote><p>Fist you inspect me</p>
<p>Then you dissect me Then you reject me</p>
<p>I wait for the day That you&#8217;ll resurrect me</p></blockquote>
<p>Aku naikkan jadi 5 bintang dari rating sebelumnya yang kukasih di versi inggrisnya. Karena terjemahan Mbak Poppy sungguh Adam sekali <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan terutama covernya, aku suka hijaunya, aku suka gitarnya, benar-benar merepresentasikan Adam banget deh&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/drama/'>drama</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/remaja/'>remaja</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=116&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/12/09/where-she-went-setelah-dia-pergi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1318868331l/12898948.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sang Bintang: Starring Tracy Beaker</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/26/sang-bintang-starring-tracy-beaker/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/26/sang-bintang-starring-tracy-beaker/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 05:26:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Yay ini buku Jacqueline Wilson ketujuh yang kubaca. Harusnya sih ini ada buku pertamanya, tapi ternyata ceritanya ga nyambung sama sekali. Dan seperti buku-buku Madam Jacki lainnya, buku ini bikin trenyuh. Walau ditulisnya dengan gaya penuh semangat, tetap saja mataku berkaca-kaca pas bacanya. Sinopsis: Tracy Beaker ingin sekali ikut bermain dalam drama di sekolahnya, A [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=104&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yay ini buku Jacqueline Wilson ketujuh yang kubaca. Harusnya sih ini ada buku pertamanya, tapi ternyata ceritanya ga nyambung sama sekali. Dan seperti buku-buku Madam Jacki lainnya, buku ini bikin trenyuh. Walau ditulisnya dengan gaya penuh semangat, tetap saja mataku berkaca-kaca pas bacanya.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://photo.goodreads.com/books/1256199095l/7026636.jpg" alt="" width="169" height="250" /></p>
<p><strong><em>Sinopsis: Tracy Beaker ingin sekali ikut bermain dalam drama di sekolahnya, A Christmas Carol, yang akan dipentaskan pada Hari Natal. Anak yang susah diatur ini mengira ia tidak bakalan kebagian mendapat peran, bahkan untuk menjadi anak gelandangan yang nakal sekalipun. Tapi lalu ia dipilih untuk menjadi pemeran utama.</em></strong></p>
<p><strong><em>Bisakah ia memerankan Ebeneezer Scrooge yang penggerutu dan pemarah?</em></strong></p>
<p><strong><em>Yah, ia mendapat sedikit bantuan dari Justine si Sangat-Menyebalkan Littlewood&#8230; Sementara Tracy mempersiapkan diri, Cam menolongnya menghafal dialognya. Tapi ia benar-benar ingin tahu apakah ibunya yang bintang film akan bisa datang dari Hollywood tepat pada waktunya untuk menontonnya bermain drama?</em></strong></p>
<p>Sebenarnya ceritanya lebih dalam daripada seperti di synopsis. Tracy Beaker ini tinggal di panti asuhan tapi dia menyebutnya Tempat Pembuangan. Ibu Tracy adalah bintang Hollywood terkenal yang begitu sibuk hingga tak bisa merawat dirinya dan kemudian menitipkannya ke panti, atau begitulah kata Tracy. Suatu hari ada pemilihan drama natal di sekolah, Tracy berharap dia bisa ikut serta. Dan tak diragukan lagi dia terpilih sebagai pemeran utama. Tentu saja Tracy sangat senang, baginya ini adalah kesempatan untuk menunjukkan pada sang ibu bahwa dia bisa berakting. Dan karena dalam suratnya sang ibu berjanji akan datang ketika Natal, maka drama ini dia khusus tujukan untuk ibunya.</p>
<p>Lalu, ketika tiba saatnya membeli hadiah-hadiah natal, Tracy pun berbelanja bersama Cam, petugas sosial yang menemaninya di waktu-waktu libur. Seharusnya uang yang diberikan panti itu dipakai untuk membeli hadiah natal untuk teman-temannya, namun Tracy malah menghabiskannya untuk membeli hadiah ibunya. Tidak tanggung-tanggung, dia membeli 3 hadiah dan semua hadiah itu dia masukkan ke dalam 3 bungkus kado yang berbeda-beda dan kartu dengan gambar berbeda-beda, namun dengan isi pesan yang sama: dia ingin ibunya datang menonton drama sekolahnya.</p>
<p>Tapi sayang sekali, hari di mana dia menantikan ibunya datang, ternyata cuma harapan saja. Walau begitu Tracy tetap bermain dengan sangat bagus dan optimal.</p>
<p>Hiks sedih banget ketika semua bertepuk tangan buat penampilan Tracy yang memukau justru ibunya ga ada. Jadi ikutan nangis deh :’(</p>
<blockquote><p>Lalu giliranku tiba. Aku berdiri di depan semuanya. Cam, Jenny. Mike, dan Elaine beridir lalu mulai bertepuk tangan. Miss Simpkins di pinggir panggung juga bertepuk tangan. Mrs. Darlow di bagian belakang aula juga bertepuk tangan terus. Para ibu dan ayah juga bertepuk tangan. Tapi mamaku tidak bertepuk tangan. Dia tidak di sini.</p></blockquote>
<p>Tapi jujur, aku kagum dengan karakter Tracy Beaker ini. Dia penuh semangat dan selalu optimis, walau sedikit pemarah. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan walau ibunya ga datang, Tracy tetap sayang padanya dan yakin kalau kesempatan berikutnya ibunya pasti datang. Semoga!</p>
<p><em><strong>Semua anak mencintai ibunya. Itu yang pasti. Walau kita sering berbeda pendapat, sering bertengkar dengan ibu kita, tentu kita tetap menyayangi beliau, bukan? Dan jangan pantang menyerah, terus optimis karena kesempatan baik pasti akan datang pada kita.</strong></em></p>
<p>*tepuk tangan buat Tracy Beaker*</p>
<p><span id="more-104"></span></p>
<p>Tentang pengarang:</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://photo.goodreads.com/authors/1289725764p8/22602.jpg" alt="" width="155" height="200" /></p>
<p>Jacqueline Wilson atau lebih dikenal dengan panggilan Madam Jacki adalah penulis buku anak-anak terkenal berkebangsaan Inggris. Dia lahir di Bath, Somerset pada 17 Desember 1945. Dia sangat gemar bercerita, ketika masih muda dia suka membuat boneka-boneka kertas untuk menjadi tokoh dalam ceritanya. Dia mulai menulis buku anak-anak ketika tahun 1973, sebagian besar tokohnya adalah anak perempuan yang memiliki masalah dalam kehidupan. Sampai saat ini Madam Jacki sudah menulis lebih dari 50 buku anak-anak, dan telah memenangkan banyak hadiah, salah satunya Children’s Book Award. Sebagian besar bukunya sudah diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p>Judul: Sang Bintang</p>
<p>Judul Asli: Starring Tracy Beaker</p>
<p>Penulis: Jacqueline Wilson</p>
<p>Illustrator: Nick Sharrat</p>
<p>Penerjemah: Cecilia Dian Pratiwi</p>
<p>Penerbit: Gramedia Pustaka Utama</p>
<p>ISBN: 9789792243147</p>
<p>BTW, aku mengikutsertakan review ini dalam kontes “2011 End of Year Book Contest” yang diadakan oleh <a href="http://sinopsisuntukmu.blogspot.com/2011/11/annual-contest-2011-end-of-year-book.html">Okeyzz</a>.</p>
<p>Memilih buku ini karena sesuai dengan syarat nomor 5, cover buku ini ada unsur warna merahnya. *lirik cover*</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/anak/'>anak</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fiksi/'>fiksi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=104&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/26/sang-bintang-starring-tracy-beaker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1256199095l/7026636.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/authors/1289725764p8/22602.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Stealing Heaven</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/24/stealing-heaven/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/24/stealing-heaven/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 03:25:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[import]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[My name is Danielle. I&#8217;m eighteen. I&#8217;ve been stealing things for as long as I can remember. Dani has been trained as a thief by the best there is—her mother. They never stay in one place long enough for Dani to have real connections, real friends—a real life. But in the town of Heaven, everything [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=93&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://photo.goodreads.com/books/1308969615l/2353037.jpg" alt="" width="134" height="193" /></p>
<p><strong><em>My name is Danielle. I&#8217;m eighteen. I&#8217;ve been stealing things for as long as I can remember. </em></strong></p>
<p><strong><em>Dani has been trained as a thief by the best there is—her mother. They never stay in one place long enough for Dani to have real connections, real friends—a real life. </em></strong></p>
<p><strong><em>But in the town of Heaven, everything changes. Suddenly, Dani must question where her loyalties lie: with the life she&#8217;s always known—or the one she&#8217;s always wanted.</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danielle cuma tinggal bersama ibunya. Mereka selalu pindah-pindah tempat. Bahkan pas pindah, nama yang mereka gunakan selalu berbeda-beda. Ayah dan Ibu Danielle pisah setelah sang ayah dipenjara karena tertangkap basah ketika merampok sebuah rumah. Satu-satunya peninggalan yang diberikan sang ayah adalah Seni Mencuri. Itulah alasan Danielle dan ibunya sering berpindah tempat, mereka mencuri. Barang yang dicuri pun bukan barang sederhana, melainkan barang-barang mewah yang mereka curi dari rumah-rumah besar.</p>
<p>Akibat dari sering berpindah tempat Danielle jadi ga punya teman, ga juga bersekolah. Walau begitu, dia bisa membaca dan menulis karena ibunya mengajarinya sejak kecil.</p>
<p>Suatu hari Danielle dan ibunya pindah ke sebuah kota bernama Heaven. Walau Heaven merupakan kota kecil, tapi banyak sekali rumah-rumah mewah milik orang kaya yang berjejer di dekat pantai. Rencana awal sang ibu adalah mencari informasi mengenai rumah terkaya di Heaven. Setiap malam, Ibu Danielle ke bar dan kasino di dekat situ, memikat para pria untuk mendapatkan informasi sekaligus keuntungan lainnya, ga susah buat ibu Danielle yang punya daya tarik memesona. Sedangkan untuk Danielle, dia diperintahkan mencari informasi di tempat yang lebih mudah. Pantai.</p>
<p>Di pantai itu, Danielle yang menyaru dengan nama Sidney berkenalan dengan cewek bernama Allison dan kakaknya yang supertampan bernama James. Setelah kenal lebih jauh, Allison yang cerewet ternyata menyenangkan, Dani jadi ngebayangin bagaimana rasanya punya teman beneran, kayak yang selama ini dia inginkan.</p>
<p>Selain itu, waktu saat di supermarket, Dani juga berkenalan dengan cowok imut yang punya rambut berantakan. Cowok ini agak bikin Danielle agak jengkel karena dengan caranya yang khas, Greg, nama cowok itu, bisa aja bikin mereka selalu terlibat percakapan. Lucunya lagi Greg malah bikin jantung Dani gedebak-gedebuk ga jelas.</p>
<p>Lalu akhirnya, ibu Danielle punya rumah sasaran. Kediaman Donaldson. Konon rumah mewah bergaya kuno ini sudah berdiri sejak tahun 1920-an, dan selamat pas badai hurricane menghantam pantai. Dan tentunya rumah itu punya banyak harta yang bisa dijarah. Makanya ibu Dani nyuruh dia cari informasi tentang rumah itu. Tapi ga disangka-sangka, justru rumah yang bakal mereka rampok itu adalah rumah teman baru idaman Dani, Allison.</p>
<p>Jadi apakah Dani bakalan bantu ibunya ngerampok rumah teman barunya? Teman yang selama ini diidam-idamkannya?</p>
<p><span id="more-93"></span></p>
<p>Baca aja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ceritanya lumayan. Agak-agak bikin aku teringat Blue Remembered Heels-nya Nell Dixon dan Heist Society-nya Ally Carter, tentang geng pencuri juga. Cuma bedanya ini ibu dan anak.</p>
<p>Seperti biasa deh, Elizabeth Scott jago banget bikin cerita yang unik dan tokohnya yang juga unik, dan ending yang unik juga tentunya.</p>
<p>Yang aku suka dari buku ini adalah karakter Dani dan Greg.</p>
<p>Seru banget kalo baca dialog antara Dani dan Greg, setiap pertanyaan Greg selalu dijawab Dani dengan pertanyaan lagi. Tapi yang bikin aku lebih suka adalah chemistry di antara mereka. Dalam beberapa sisi, mereka sama. Dan entah bagaimana Greg kayaknya tahu banget penderitaan Danielle. Ahhh dan yang makin bikin suka, Dani cuma nyebutin nama aslinya yah sama Greg ini. Walau ga sengaja. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Judulnya Stealing Heaven, awalnya kukira ini mencuri kebahagiaan atau semacam itu, tapi ternyata Heaven itu nama tempat. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, Stealing Heaven atau mencuri kebahagiaan juga tepat. Karena di sini Danielle &#8220;mencuri&#8221; kebahagiaan yang gak pernah dia miliki. Endingnya sedih. :’(</p>
<p>Judul: Stealing Heaven</p>
<p>Penulis: Elizabeth Scott</p>
<p>Penerbit: HarperTeen</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fiksi/'>fiksi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/import/'>import</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/remaja/'>remaja</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=93&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/24/stealing-heaven/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1308969615l/2353037.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Untuk CeeCee</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/17/cinta-untuk-ceecee/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/17/cinta-untuk-ceecee/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 12:29:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah membayangkan apa yang dihadapi anak-anak dengan ibu tidak waras? Itu yang terjadi pada Cecilia Rose atau CeeCee. Usianya baru 12 tahun, tapi dia sudah mengalami kehidupan yang buruk karena ibunya mengalami gangguan jiwa. Setiap hari ibunya memakai gaun, bermake-up tebal, dan berjalan-jalan ke sekeliling kota dengan tiara yang ia menangi ketika menjadi Vidalia Onion [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=80&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://photo.goodreads.com/books/1314021245l/12410804.jpg" alt="" width="140" height="220" /></p>
<p><em>Pernahkah membayangkan apa yang dihadapi anak-anak dengan ibu tidak waras?</em></p>
<p>Itu yang terjadi pada Cecilia Rose atau CeeCee. Usianya baru 12 tahun, tapi dia sudah mengalami kehidupan yang buruk karena ibunya mengalami gangguan jiwa. Setiap hari ibunya memakai gaun, bermake-up tebal, dan berjalan-jalan ke sekeliling kota dengan tiara yang ia menangi ketika menjadi Vidalia Onion Queen tahun 1951.</p>
<p>Hal itu membuat CeeCee malu setengah mati. Karena semua orang jadi membicarakan dirinya. Bahkan teman-teman di sekolahnya menertawakan dia, dan menggunjingnya di belakang. Setiap hari, CeeCee mesti berhadapan dengan tingkah ibunya yang semakin buruk, sedangkan ayahnya tak pernah ada di sampingnya untuk membantu. Sang ayah malah melarikan diri dan larut dalam pekerjaannya di kota lain. Satu-satunya yang menjadi teman CeeCee adalah Mrs. Odell, wanita tua berusia 80-an yang menjadi tetangganya seumur hidup CeeCee.</p>
<p>Suatu hari, Momma mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Hidup CeeCee berubah, sang ayah tidak mau mengasuhnya, dan memilih mengirimnya untuk tinggal di Savanah bersama Nenek-Bibi dari ibu CeeCee. Semakin bencilah dirinya terhadap ayahnya. Bahkan ketika akhirnya dia setuju untuk ikut dengan sang Bibi, CeeCee memutuskan bahwa pada hari itu dia resmi menjadi yatim piatu.</p>
<p>Namun ternyata kehidupan CeeCee dengan Bibi Tootie tidaklah semenyedihkan perkiraannya. Bibi Tootie wanita yang nyentrik namun baik hati, memiliki rumah yang sangat megah dengan taman-taman yang indah. Bibi Tootie juga memiliki seorang pengurus rumah yang tegas bernama Oletta, positifnya Oletta adalah ahli masak yang sangat terampil hingga segala yang disentuh oleh tangannya selalu saja lezat. Selain itu, di rumah Bibi Tootie, CeeCee juga berkenalan dengan tetangga-tetangga yang memiliki berbagai sifat.</p>
<p><span id="more-80"></span></p>
<p>Salah satu tetangga, Mrs. Goodpepper, memiliki penampilan yang sangat menarik. Walau dia sudah tua, tapi dia selalu terlihat muda. Mrs. Goodpepper juga baik hati, dia mengundang CeeCee untuk melihat perpustakaannya yang berisi banyak sekali buku. Ketika akhirnya CeeCee berkunjung ke rumah Mrs. Goodpepper, ada sesuatu dari wanita itu yang membuat CeeCee takut dan membuatnya teringat pada Momma. Namun Mrs. Goodpepper ternyata senang sekali becerita&#8230;</p>
<p>Kehidupan CeeCee kian baik. Dia berkenalan dengan saudaranya yang lain. Dia melihat apa arti persahabatan. Dia melihat apa arti pengorbanan. Dan dia melihat apa arti bertahan hidup.</p>
<p>Dari wanita-wanita tua di sekililingnya, dia sadar bahwa sudah saatnya dia melupakan kejadian-kejadian buruk mengenai Momma dan membuka lembaran kehidupan yang baru.</p>
<p>Buku ini membawa kita mengikuti perkembangan kehidupan Ceecee. Cerita yang disuguhkan juga bolak-balik dari masa CeeCee tinggal dengan sang Bibi ke masa di mana dia tinggal berduaan dengan Momma. Namun sayang, tidak seperti harapanku ketika membaca tagline di atas, mengenai seorang anak yang berjuang menghadapi ibu yang mengalami gangguan jiwa. Aku lebih berharap buku ini berisi hubungan CeeCee dengan sang ibu. Tapi buku ini cukup bagus dan menghibur, terutama keluguan-keluguan CeeCee yang bikin kita pingin cemal-cemil pipinya. Dan aku juga suka dengan pertemanan Bibi Tootie dengan wanita-wanita di sekitarnya&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada satu kalimat yang aku suka di akhir buku:</p>
<p><strong><em>&#8220;Cara kita bertahan dari rasa sakit dalam hiduplah yang memberi kita kekuatan dan kecantikan.&#8221;</em></strong></p>
<p>Judul: Cinta Untuk Ceecee<br />
Judul Asli: Saving CeeCee Honeycutt<br />
Penulis: Beth Hoffman<br />
Penerjemah Tisa Anggriani<br />
Penerbit: Bentang Pustaka<br />
ISBN: 9786028811477</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/drama/'>drama</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fiksi/'>fiksi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=80&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/17/cinta-untuk-ceecee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1314021245l/12410804.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>After &#8211; Setelah Malam Itu</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/10/after-setelah-malam-itu/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/10/after-setelah-malam-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 19:10:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Devon Sky Davenport, 15 tahun adalah siswi teladan dan bintang sepak bola berbakat. Dia dikenal sebagai pribadi yang baik, tenang, dan dewasa. Namun suatu pagi, semuanya berubah. Di sebuah tong sampah dekat apartemen Devon, ditemukan seorang bayi baru lahir yang diikat dalam kantong plastik hitam. Bayi itu masih berlumuran darah dan masih hidup. Polisi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=76&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://photo.goodreads.com/books/1317016366l/12723927.jpg" alt="" width="188" height="283" />Devon Sky Davenport, 15 tahun adalah siswi teladan dan bintang sepak bola berbakat. Dia dikenal sebagai pribadi yang baik, tenang, dan dewasa. Namun suatu pagi, semuanya berubah. Di sebuah tong sampah dekat apartemen Devon, ditemukan seorang bayi baru lahir yang diikat dalam kantong plastik hitam. Bayi itu masih berlumuran darah dan masih hidup. Polisi yang menyelidiki kasus tersebut mendapati Devon membolos sekolah dan demam. Dan segera setelah melihat keadaan Devon yang juga berlumuran darah, kasus bayi tersebut langsung dikaitkan dengan Devon.</p>
<p>Setelah hari itu dan setelah mendapat pengobatan, Devon dimasukkan ke penjara. Menunggu persidangan yang akan menentukan dirinya bersalah atau tidak. Selama proses itu, Devon bertanya-tanya apa sebenarnya yang sudah dia lakukan. Ditambah dengan berbagai pertanyaan yang dilayangkan padanya oleh pengacaranya. Pertanyaan-pertanyaan yang Devon tidak tahu jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan yang sepertinya jawabannya ada di dalam kepala tapi entah bagaimana tidak mau keluar sama sekali.</p>
<p>Pertama kali aku tertarik dengan buku ini adalah karena cover versi aslinya. Sosok gadis remaja yang sedang bersandar di cermin dan dalam pantulannya dia berperut buncit. Membaca judulnya After dan sinopsisnya, kupikir cerita ini berkisar pada gadis remaja dan permasalahan kehamilannya di luar nikah. Ternyata lebih berat dari itu&#8230;</p>
<p>Jujur pertama baca aku merasa kesal dengan sikap Devon yang terkesan &#8220;sengaja&#8221; melupakan bahwa dia sudah melakukan kejahatan. Tapi selama aku membaca ceritanya, aku semakin mengerti dan malah bertanya-tanya <strong><em>Apakah benar yang dilakukannya itu adalah suatu tindakan kejahatan?</em></strong> Devon mungkin terkesan bahwa dia sengaja. Devon mungkin terkesan sengaja bereaksi berlebihan setelah dia melahirkan dan membuang bayinya. Bahkan ketika sudah dipenjara, dia terkesan menutup-nutupi kebenaran sehingga membuat pengacaranya&#8211;begitu pula dengan aku&#8211;geram dan ingin sekali marah-marah&#8230;. Belum lagi alurnya yang serasa agak lambat, karena halaman demi halaman lompat-lompat dari kehidupan Devon di dalam penjara dan kehidupan Devon sebelum masuk penjara, lebih tepatnya sebelum penelantaran terjadi&#8230;</p>
<p>Di depan cover versi Gramedia Pustaka Utama tertulis <em><strong>Kisah emosional tentang penyangkalan dan memaafkan diri sendiri</strong></em>.</p>
<p><span id="more-76"></span></p>
<p>Benar. Buku ini adalah mengenai penyangkalan. Buku ini mengenai memaafkan diri sendiri.</p>
<p><strong>Penyangkalan</strong>, seperti yang disebutkan salah satu tokoh di sini: dr. Bacon adalah <strong>mekanisme pertahanan diri. Dalam bahasa sederhana, merupakan kemampuan benak manusia untuk tidak mengakui sesuatu yang sebenarnya sungguh-sungguh terjadi. Itu cara pikiran kita mengontrol hal-hal tidak menyenangkan sehingga kita stres sepanjang waktu</strong>.</p>
<p>Coba kita lihat pada kehidupan Devon. Devon adalah anak tunggal yang dibesarkan oleh orangtua tunggal. Ibunya, Jennifer Davenport, melahirkan dia ketika masih remaja. Sendirian, putus asa, dan nekat. Devon menyadari kesusahan yang dialami dirinya dan ibunya didasarkan pada kecerobohan ibunya di masa remaja. Oleh karena itu Devon membangun suatu tembok di dalam diri yang berisi ketetapan hati bahwa dia tidak akan menjadi seperti ibunya.</p>
<p>Ketetapan hati itulah yang memicu penyangkalan Devon ketika dia melakukan hubungan seks. Dia merasa jengah. Dia merasa bahwa itu bukan dirinya. Dia merasa apa yang sudah dilakukannya itu amatlah salah&#8230;. Rasa bersalah terhadap diri sendiri pun terbentuk, dia berusaha melupakan bahwa kejadian itu pernah terjadi. Dia menyangkal terhadap diri sendiri bahwa dia pernah melakukan seks. Hingga ketika dia hamil, penyangkalan-penyangkalan itu terus berlanjut, Devon memblokir pikirannya mengenai kehamilan. Meyakinkan diri sendiri terus-menerus bahwa dia tidaklah hamil. Dan pada saat setelah melahirkan, dia terus meyakinkan dirinya bahwa ITU, makhluk kecil yang menjerit-jerit itu TIDAK ADA.</p>
<p>After yang diberi judul Setelah Malam Itu oleh Gramedia, adalah satu dari sekian banyak buku yang mencerminkan kasus yang dialami oleh sebagian besar remaja di dunia. Seperti yang kita sudah tahu dengan jelas. Masa remaja adalah masa awal di mana seseorang masuk ke tahap pendewasaan. Dalam tahap pendewasaan itu muncul berbagai perubahan penting, yang cukup jelas adalah perubahan secara fisik. Namun ada perubahan yang tak kalah pentingnya dalam tahap pendewasaan ini, yaitu perubahan secara mental. Perubahan secara mental ini didukung oleh berbagai situasi dan kondisi. Berbeda dengan perubahan fisik, perubahan mental haruslah didukung oleh peranan pihak lain. Yaitu orangtua dan juga lingkungan.</p>
<p>Jadi mau bagaimana lagi?? Masih mau cuek sama orang sekitar??</p>
<p>4 Bintang dariku&#8230;</p>
<blockquote><p>Memaafkan orang lain itu perlu. Tetapi memaafkan diri sendiri itu yang paling penting.</p></blockquote>
<p>Oh iya halaman 409 sampai 413 bikin aku menangis. :&#8217;( Kenapa? baca aja. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Judul: Setelah Malam Itu<br />
Judul Asli: After<br />
Penulis: Amy Efaw<br />
Penerjemah: Nina Andiana<br />
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
ISBN: 9789792275650</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/drama/'>drama</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fiksi/'>fiksi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=76&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/10/after-setelah-malam-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1317016366l/12723927.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Thirteen Reasons Why</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/05/thirteen-reasons-why/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/05/thirteen-reasons-why/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 17:47:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Kau tak bisa menghentikan masa depan, tak bisa mundur ke masa lalu. Satu-satunya cara mengetahui rahasia itu adalah&#8230; terus dengarkan kaset ini. Suatu hari Clay Jensen menerima sebuah paket berisi 7 kaset. Ketika mendengarnya, dia terperanjat lantaran yang didengarnya adalah suara Hannah Baker, gadis yang ditaksirnya, gadis yang dua minggu lalu memutuskan bunuh diri tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=72&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><img class="alignright" src="http://photo.goodreads.com/books/1318403533l/12814659.jpg" alt="" width="189" height="286" />Kau tak bisa menghentikan masa depan, tak bisa mundur ke masa lalu.<br />
Satu-satunya cara mengetahui rahasia itu adalah&#8230;<br />
terus dengarkan kaset ini.</p></blockquote>
<p>Suatu hari Clay Jensen menerima sebuah paket berisi 7 kaset. Ketika mendengarnya, dia terperanjat lantaran yang didengarnya adalah suara Hannah Baker, gadis yang ditaksirnya, gadis yang dua minggu lalu memutuskan bunuh diri tanpa sebab.</p>
<p>Namun ternyata kematiannya bukanlah tanpa sebab. 7 kaset itu sampai di teras rumah Clay sebagai media Hannah untuk menjelaskan kenapa dia memutuskan bunuh diri. Dan tanpa diduga, Clay adalah salah satu dari alasannya melakukan bunuh diri.</p>
<p>7 kaset, 13 kisah, dan sederetan nama yang menyertai alasan Hannah melakukan bunuh diri sedang beredar melalui kaset. Mereka yang mendapatkan kaset rekaman itu akan mendapati hidup mereka berubah untuk selamanya.</p>
<p>Tiap-tiap orang yang mendapat kaset rekaman tersebut tak pernah menyangka bahwa mereka masuk ke 13 alasan Hannah melakukan bunuh diri. Tiap-tiap dari mereka tak pernah tahu bahwa perbuatan atau perkataan mereka, baik disengaja maupun tak disengaja, telah membuat Hannah tersinggung. Semua orang yang berada dalam kaset itu tidak tahu bahwa perbuatan atau perkataan mereka menjadi efek bola salju.</p>
<p>satu peristiwa sepele&#8230; bergulir menjadi sebuah rumor yang membentuk reputasi buruk. Terus menerus membesar hingga akhirnya masuk ke kejadian di seseorang direndahkan.</p>
<blockquote><p><strong>Segala sesuatunya memengaruhi segalanya.</strong></p>
<p><span id="more-72"></span></p></blockquote>
<p>Walau bagaimanapun bunuh diri bukanlah jawaban atas segala permasalahan&#8230; Namun seperti yang ditulis di akhir buku, dalam 13 pertanyaan kepada Jay Asher sendiri, dia sengaja menulis buku yang tokohnya melakukan bunuh diri, karena dia ingin mengajak kita untuk menyadari sekecil apa pun perbuatan kita terhadap orang lain&#8230; dampaknya pasti ada.</p>
<p>Misalnya saja, saat orang sedang dalam kondisi sedih, dan kita tidak tahu dia sedang sedih tiba-tiba kita melakukan sesuatu yang tidak disengaja malah menambah kesedihannya itu. Mungkin reaksi orang itu akan tak acuh, tapi hati orang siapa yang tahu kan?</p>
<p>Mungkin banyak orang yang mengalami tekanan seperti Hannah, mungkin orang-orang itu ada di sekitar kita. Mungkin kita cuma tidak tahu saja. Mungkin orang itu tersenyum pada kita padahal jauh di lubuk hatinya mereka sedih.</p>
<p>Aku suka kalimat ini:</p>
<blockquote><p>&#8220;Tak ada yang tahu pasti sebesar apa dampak yang mereka timbulkan pada kehidupan orang lain. Sering kali, kita tidak mengetahuinya. Tapi dampaknya tetap ada.&#8221; hal 151</p>
<p>&#8220;Saat mengejek seseorang, kau harus bertanggung jawab saat orang itu bereaksi terhadap ejekanmu.&#8221; hal 56</p></blockquote>
<p>NB: covernya bagus yaaaa&#8230; Jadi inget Just the Way You Are-nya Bruno Mars <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Judul: Thirteen Reasons Why<br />
Penulis: Jay Asher<br />
Penerjemah: Mery Riansyah<br />
Penerbit: Matahati<br />
ISBN: 9786029625578</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fiksi/'>fiksi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/remaja/'>remaja</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=72&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/05/thirteen-reasons-why/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1318403533l/12814659.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pesta Menginap</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/04/pesta-menginap/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/04/pesta-menginap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 16:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Pesta Menginap (Sleep-Overs) ini bercerita tentang lima gadis SD bersahabat yang secara kebetulan namanya berurut sesuai abjad. Amy. Bella. Chloe. Daisy. Emily. Daisy anak baru di sana. Semula dia merasa takkan punya teman baik. Tapi keempat teman barunya begitu menyenangkan. Terutama Emily, dia sangatlah baik hati. Dan Daisy ingin sekali bisa menjadi sahabat dekat Emily. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=67&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://photo.goodreads.com/books/1317702265l/6788168.jpg" alt="" width="162" height="242" />Pesta Menginap (Sleep-Overs) ini bercerita tentang lima gadis SD bersahabat yang secara kebetulan namanya berurut sesuai abjad.</p>
<p>Amy. Bella. Chloe. Daisy. Emily.</p>
<p>Daisy anak baru di sana. Semula dia merasa takkan punya teman baik. Tapi keempat teman barunya begitu menyenangkan. Terutama Emily, dia sangatlah baik hati. Dan Daisy ingin sekali bisa menjadi sahabat dekat Emily.</p>
<p>Cerita diawali dengan Amy yang mengadakan pesta ulang tahun. Dan karena pesta menginap sedang populer, Amy berencana mengadakan pesta menginap ketika hari ulang tahunnya&#8230;. Serunya pesta menginap ini adalah kita bisa tidur lebih dari jam malam kita. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Acara pesta menginap itu terus bergiliran. Dan tiap-tiap pesta selalu meriah dan menyenangkan. Daisy semakin menyukai teman-teman barunya. Namun dia merasa kurang nyaman jika berada di dekat Chloe.</p>
<p>Chloe gadis cantik dengan rambut pirang dan mata biru. Tapi dia tukang perintah dan selalu bikin kesal. Dia tidak menyukai Daisy. Dan selalu mengganggunya. Bahkan memanggilnya Daisy Dungu.</p>
<p>Dan ketika, Daisy enggan ikut serta mengadakan pesta menginap, Chloe mengolok-olok dirinya. Sebenarnya bukan karena Daisy tak ingin bikin pesta. Tapi dia malu terhadap rahasia terbesar yang selama ini berusaha disembunyikannya. Kakaknya.</p>
<p>Kakak Daisy sakit&#8230; dan akibat penyakitnya itu pikirannya jadi agak terbelakang. Walau Daisy sayang sekali terhadap kakaknya, dia tetap tidak berani membawa teman-temannya ke rumah. Terutama dia tidak berani menghadapi olokan Chloe&#8230;</p>
<p>Baca buku ini jadi ingat masa SD. Masa kita seru-seruan bareng temen. Dapat musuh. Dan suka iri-irian. Yah namanya juga anak kecil. ;D</p>
<p>Yang kusuka dari tokoh Daisy, dia selalu diam ketika diolok Chloe. Mungkin terkesan lemah, tapi tindakan dia yang diam aja mencerminkan bahwa ketika kita dihadapkan dengan situasi seperti itu ada baiknya kita diam dan bersikap pasrah. Karena walau bagaimanapun sabar adalah senjata ampuh dalam menghadapi segala masalah.<br />
Pssst ini ternyata terjemahan Mbak Hetih loh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Judul: Sleep-overs = Pesta Menginap<br />
Penulis: Jacqueline Wilson<br />
Penerjemah: Hetih Rusli<br />
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama<br />
ISBN: 9792203702</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/anak/'>anak</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fiksi/'>fiksi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=67&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/11/04/pesta-menginap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1317702265l/6788168.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Putri Si Pembuat Kembang Api</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/10/26/putri-si-pembuat-kembang-api/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/10/26/putri-si-pembuat-kembang-api/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 16:15:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Judul: Putri Si Pembuat Kembang Api Judul Asli: The Firework-Maker&#8217;s Daughter Penulis: Philip Pullman Penerjemah: Poppy D. Chusfani ISBN: 9789792232844 Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Lila hanya tinggal bersama dengan ayahnya, Lalchand, yang merupakan si pembuat kembang api. Sejak kecil, Lila sudah sering dibawa ke bengkel pembuatan kembang api bersama ayahnya lantaran ia tidak ada yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=61&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://multiply.com/mu/d3rai/image/6/photos/upload/300x300/TO@zYAooCzgAAFloK-U2/gadis-kembang-api.jpg?et=IDQ%2BlaQgung96zgxKqWn0A&amp;nmid=390621432" alt="" width="200" height="300" /></p>
<p>Judul: Putri Si Pembuat Kembang Api<br />
Judul Asli: The Firework-Maker&#8217;s Daughter<br />
Penulis: Philip Pullman<br />
Penerjemah: Poppy D. Chusfani<br />
ISBN: 9789792232844<br />
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama</p>
<p>Lila hanya tinggal bersama dengan ayahnya, Lalchand, yang merupakan si pembuat kembang api. Sejak kecil, Lila sudah sering dibawa ke bengkel pembuatan kembang api bersama ayahnya lantaran ia tidak ada yang menjaga. Oleh karena itu, Lila sudah terbiasa dengan desisan api, bau bubuk mesiu dan segala yang diperlukan untuk membuat kembang api. Lila sangat mencintai kembang api sampai ia bercita-cita ingin menjadi pembuat kembang api bersama ayahnya.</p>
<p>Namun sayang, pemikiran ayahnya tidaklah sama. Ayahnya tidak menyetujui cita-cita Lila yang ingin menjadi pembuat kembang api, maka ia pun tidak memberitahu Lila rahasia-rahasia wajib yang harus dilakukan seseorang untuk menjadi pembuat kembang api.</p>
<p>Di tempat, Lila tinggal, terdapat seekor Gajah Putih yang merupakan milik kerajaan. Gajah Putih itu harus dilayani dengan sebaik-baiknya. Harus diberikan selimut sutra, gadingnya harus dibungkus dengan daun emas. Dan kepercayaan orang di sana, jika mereka bisa menulis di tubuh gajah putih, maka keberuntungan akan menyertai mereka. Namun tidak ada yang tahu, bahwa si Gajah Putih, Hamlet, bisa bicara. Kecuali Chulak dan Lila yang mengetahui.</p>
<p>Dengan bantuan Chulak yang cerdik, Lila mendapat jawaban apa rahasia untuk menjadi seorang pembuat kembang api dari Lalchand. Yaitu mendaki Gunung Merapi untuk mencari Gua sang Angkara Api, lalu meminta Sulfur Bangsawan pada Sang Angkara Api. Namun kemarahan membutakan Lila, tanpa izin ayahnya, ia berangkat sendirian ke Gunung Merapi. Padahal ternyata ada rahasia yang mesti dibawa guna berhasil sampai ke Gua Angkara Api tersebut, dan Lila tidak mengetahuinya.</p>
<p>Kemudian atas usul Hamlet, Chulak dan Hamlet pun pergi menolong Lila.</p>
<p>Dalam buku ini, Philip Pullman memberitahukan bahwa ada 3 Bekal yang harus kita punya jika ingin berhasil dalam pekerjaan kita:</p>
<p>1. Bakat<br />
2. Kegigihan<br />
3. Nasib Baik</p>
<p>Bakat / kemampuan. Sudah jelas bukan bahwa dalam melakukan sebuah pekerjaan kita mesti mengetahui apa pekerjaan itu. Bukan sekadar mencemplungkan diri tapi kita tak punya kemampuan / pengetahuan dasarnya.</p>
<p>Kegigihan. Untuk mendapatkan segala sesuatu, harus ada usahanya. Bukan sekadar luntang-lantung menunggu hasil baik. Seperti Lila, dia begitu gigih menempuh perjalanan berbahaya demi menjadi pembuat kembang api.</p>
<p>Nasib baik. Semua hal yang dilakukan dengan kebaikan pasti akan mendapatkan kebaikan juga.</p>
<p>Ketiga hal itu akan membuahkan Kebijaksanaan.</p>
<p>Namun tak ada yang lebih berarti dari itu semua kalau tidak ditambah kecintaan kita terhadap pekerjaan itu sendiri&#8230;.</p>
<p>Oh ya, kalimat awal di buku ini sudah membuat saya bertanya-tanya.<br />
&#8220;Seribu mil yang lalu&#8230;&#8221;</p>
<p>apakah artinya? karena di kepala saya Mil itu adalah jarak. Apakah bisa digunakan sebagai hitungan waktu?</p>
<p>Namun terlepas dari itu, buku yang layak untuk dikoleksi.<br />
4 bintang dari saya. Dan saya semakin menyukai Mr. Pullman =)</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/anak/'>anak</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/fantasi/'>fantasi</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=61&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2011/10/26/putri-si-pembuat-kembang-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://multiply.com/mu/d3rai/image/6/photos/upload/300x300/TO@zYAooCzgAAFloK-U2/gadis-kembang-api.jpg?et=IDQ%2BlaQgung96zgxKqWn0A&#038;nmid=390621432" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Wolf Totem</title>
		<link>http://littlemoroi.wordpress.com/2010/02/22/wolf-totem-by-jiang-rong/</link>
		<comments>http://littlemoroi.wordpress.com/2010/02/22/wolf-totem-by-jiang-rong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 15:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mery Riansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://littlemoroi.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Judul: Wolf Totem Penulis : Jiang Rong Penerjemah: Rika Iffati Penerbit : Hikmah Mizan ISBN : 978-979-3714-65-3 Wolf Totem = Totem Serigala adalah sebuah buku semi autobiografi yang ditulis oleh Jiang Rong mengenai semasa hidupnya di sebuah Padang Rumput Mongolia, atau tepatnya di Olonbulag, Mongolia. Dengan memperkenalkan diri sebagai Chen Zhen dalam buku ini, Jiang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=36&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://photo.goodreads.com/books/1260497283l/7304410.jpg" alt="" width="153" height="234" /></p>
<p>Judul: Wolf Totem<br />
Penulis : Jiang Rong<br />
Penerjemah: Rika Iffati<br />
Penerbit : Hikmah Mizan<br />
ISBN : 978-979-3714-65-3</p>
<p>Wolf Totem = Totem Serigala adalah sebuah buku semi autobiografi yang ditulis oleh Jiang Rong mengenai semasa hidupnya di sebuah Padang Rumput Mongolia, atau tepatnya di Olonbulag, Mongolia.</p>
<p>Dengan memperkenalkan diri sebagai Chen Zhen dalam buku ini, Jiang Rong mengupas tuntas misteri yang tersembunyi di Olonbulag dan bagaimana masyarakat Nomaden yang selalu berpindah tempat di alam liar tersebut bisa mempertahankan hidup mereka. Di buku ini kita juga diajak menyelami ajaran mistis para penduduk lokal Olonbulag mengenai kepercayaan mereka terhadap Dewa yang Agung, Tengger.</p>
<p>Para penduduk Padang Rumput percaya bahwa Tengger sang Pelindung mengirim Serigala sebagai utusanNYA. Dengan segala kecerdasan Serigala sebagai makhluk mistis, para penduduk belajar cara berperang, cara berpikir, dan cara bertahan hidup dari Serigala. Masyarakat Olonbulag, penghuni padang rumput sebagian besar adalah penggembala. Mereka menggembala domba, sapi dan kuda. Dengan hewan-hewan gembala tersebut hidup mereka tergantung pada kemakmuran Padang Rumput. Kendala yang mereka hadapi datang dari alam sekitar, terutama cuaca. Namun selain itu mereka juga harus menghadapi kendala dari hewan-hewan pemakan rumput lain, seperti Rusa, Marmot, dan Tikus. Di sinilah peran Serigala diperlukan. Serigala yang cerdas, gagah berani, dan buas membantu manusia mengontrol pertumbuhan populasi hewan-hewan merumput tersebut, hingga Padang Rumput masih menyisakan rumput segarnya untuk hewan gembalaan manusia.</p>
<p>Bagi Penduduk lokal, Serigala adalah hewan yang dipuja dan ditakuti. Kecerdikan Serigala yang telah mereka kenal selalu setia pada lingkungan dan kawanan mereka. Mereka adalah tentara perang yang tak kenal takut, mereka adalah Ibu dan Ayah yang teladan bagi anak-anak mereka. Ketentraman hidup manusia di Olonbulag bergantung pada ketentraman hidup Serigala mereka.</p>
<p><span id="more-36"></span></p>
<p>Aku suka sekali dengan buku ini. Walau judulnya Wolf Totem, tapi kita tidak hanya disuguhkan mengenai cerita Serigala saja, buku ini juga mengenalkan kita pada hewan-hewan lain. Seperti kuda, anjing, marmot, rusa, angsa, bahkan nyamuk. Setiap bab petualangan Chen Zhen membuat kita seakan sedang menonton film mengenai hewan-hewan liar yang kita bahkan tidak pernah kenal. Di buku ini, aku jadi tahu bagaimana Kuda hidup, mereka memaksakan anak gadis mereka yang sedang birahi agar keluar dari keluarga untuk diperebutkan oleh para pejantan muda. Di buku ini aku juga jadi tahu bagaimana Rusa yang senang memakan rumput ini bisa lari secepat mungkin namun tidak cukup pintar untuk melarikan diri dari bahaya. Di buku ini juga aku jadi tahu mengenai nyamuk yang ganas sehingga tidak memedulikan nyawa nya sendiri hanya untuk memuaskan perut lapar mereka. Bahkan aku juga mengerti tentang anjing yang cerdas dan tahu bagaimana melaksanakan tugas dan kewajiban mereka tanpa peduli akan nyawa mereka.</p>
<p>Buku ini terlalu indah untuk disebut autobiografi dan telalu nyata untuk dibilang fiksi, karena memang bukan fiksi semata, buku ini adalah kisah perjalanan anak Cina Han yang pergi menuju Olonbulag untuk mengemban pendidikan ulang. Chen Zhen, yang begitu terkesima dengan kecerdasan Serigala yang membantai habis kuda-kuda perang, akhirnya dengan nekad menjarah sarang Serigala dan membawa kabur tujuh anak serigala. Dengan membunuh lima anak serigala, dan membesarkan salah satu dari dua yang hidup, Chen mempelajari bagaimana seekor Serigala bisa tumbuh sedemikian hebat dan cerdas walau tanpa bantuan induknya. Serigala Kecil kesayangannya itu menjadi pemicu sederetan konflik yang menentang tindakan Chen tersebut, terutama oleh Bilgee sang tetua yang dihormati penduduk setempat. Menurut Bilgee, memelihara seekor serigala sama saja penghinaan terhadap Tengger, karena Serigala adalah makhluk mulia dan terhormat yang tidak pantas diperlakukan seperti budak. Namun apa yang Chen lakukan disertai dukungan oleh Bao Shunghui pemimpin besar Brigade Padang Rumput.</p>
<p>Hanya saja, Revolusi Budaya yang ikut melanda di Olonbulag mengancam kelestarian hidup di Padang Rumput. Populasi manusia semakin membludak dan membuat mereka kekurangan lahan untuk hidup dan bercocok tanam, para petani yang merasa lebih pintar daripada masyarakat Nomad, datang ke Olonbulag dengan dukungan Bao Shunghui dan perlahan-lahan menghancurkan padang rumput dan membabat habis isinya termasuk Serigala.</p>
<p>Mungkin memang begitu sikap dasar manusia, mereka membinasakan semua yang mereka anggap pengganggu, contohnya serigala. Padahal manusia lah yang penganggu, menganggu kehidupan alam liar, mengganggu kehidupan yang penuh mistis, menganggu kampung halaman milik Serigala, hingga akhirnya manusia sendiri juga yang menanggung bencana alam yang tak tertahankan akibat dari sikap tak terkendali mereka.</p>
<p>Buku ini ditulis oleh Jiang Rong setelah dua puluh tahun meninggalkan Olonbulag dan menjadi bestseller seketika setelah penerbitannya. Bagi Jiang Rong, novel ini adalah persembahan khusus bagi Bilgee sang Bapak Padang Rumput, yang telah memberikan ilmu dan pengetahuannya mengenai alam dan serigala. Novel ini juga dipersembahkan oleh Jiang Rong untuk sang Serigala Kecil, sebagai ungkapan rasa maafnya karena telah merenggut kebebasan dan kemuliaan jiwa serigalanya. Namun tidak lupa juga novel ini ia jadikan tanda kasih sayang untuk sang Serigala Kecil tersebut.</p>
<br />Filed under: <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/buku/'>buku</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/drama/'>drama</a>, <a href='http://littlemoroi.wordpress.com/category/review/'>review</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/littlemoroi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/littlemoroi.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=littlemoroi.wordpress.com&amp;blog=11652440&amp;post=36&amp;subd=littlemoroi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://littlemoroi.wordpress.com/2010/02/22/wolf-totem-by-jiang-rong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4472717c3b47f400667f813a7ae0b69?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">littlemoroi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo.goodreads.com/books/1260497283l/7304410.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
